Menyoal Teror SMS Santet di Indonesia

Saya tertawa menonton berita tadi sore, ada beberapa korban jatuh di berbagai daerah karena teror sms santet yang beredar. Saya belum pernah membaca isinya secara langsung, karena saya sendiri belum pernah mendapatkan sms tersebut. Ada beberapa kali saya mendengar cerita soal sms tersebut, tapi ya saya tidak begitu peduli, lha wong banyak masalah lain yang lebih perlu diperhatikan.

hmm.. Barusan saya googling untuk mencari isi sms tersebut, dan akhirnya saya temukan. Isinya begini :

Klo ada yg tlpn NO BERWRN MERAH jgn diangkat krn bs MENELAN JIWA, hr ini disiarkan dibrita,tjd dijkt&duri, n SDH TERBUKTI, skrg msh diusut o/ pihak KEPOLISIAN, dugaan smntr adl kasus PEMBNHN JRK JAUH MELALUI HP o/ DUKUN ILMU HTM/si penelpon adl ROH GENTAYANGAN yg mencr MANGSA, hrp dimngrt & krm ke tmn/sdr semua, hrp slg membnt ssm umat MANUSIA.

Semakin tertawa lagi saya membacanya. Mana ada ROH GENTAYANGAN? Mana bisa ROH itu menelan jiwa manusia? apalagi mencari mangsa! ck..ck.. Sakit betul ky’nya bangsa ini.

Ok, sebagai seorang yang sedikit banyak sering membaca buku-buku perbudayaan, perklenikan, dan perjin-jinan dan mengerti soal menyoal itu. Saya akan menjelaskannya dalam tulisan ini.

Mari kita menggunakan akal yang sehat.😀

Dalam beberapa tahun terakhir kita sering mendengar banyak kasus kesurupan di sekolah-sekolah. banyak korbannya, bisa 5, 10 bahkan satu kelas penuh. Kenapa begitu? Orang yang mengaku dan mungkin dianggap ‘pintar’ di lingkungan sekolah itu bilang kalo ada roh gentayangan yang tidak suka dengan perilaku siswa-siswi tersebut kemudian mengganggu mereka. Ada yang memberi alasan lain. Buat saya alasan yang orang ‘pintar’ itu berikan punya kepentingan ekonomi, ya mereka butuh orang-orang ‘bodoh’ seperti itu agar jasa yang mereka tawarkan dipakai, dan akhirnya mereka mendapat keuntungan. Easy money huh!

Mungkin ada yang pernah dengar istilah histeria. Sebuah penyakit mental dan psikologis yang menimpa kita ketika dalam keadaan depresi, penuh tekanan, atau mungkin sebaliknya sangat bahagia. Buat saya, kasus kesurupan itu hanya bentuk histeria massal, entah karena si siswa stres atau tertekan, atau sangat mungkin mereka depresi, banyak faktornya, misalnya masalah keluarga, nilai-nilai sekolah, masalah ekonomi, dll.

Lucunya, pihak sekolah yang harusnya mendidik anak siswanya untuk berfikir logis dan kritis, malah mengundang orang ‘pintar’ untuk ‘menyembuhkan’ yang kesurupan. Klo saya jadi gurunya, saya akan tampar muka yang kesurupan, trus pura-pura baca mantra, saya lundahin deh mukanya.😀 (kasar bener dah..hehe) Lagian cari perhatian aja pake kesurupan, eh histerikal.

Lalu apa hubungan kasus kesurupan dengan kasus teror sms santet? Begini, kedua kasus tersebut adalah dua hal yang serupa tapi tak sama. Apa yang serupa? Ya latar belakang korbannya, depresi, punya rasa takut yang berlebihan, dll. Selain itu bentuknya yang massal. Seolah berantai antara kasus satu dengan yang lain. Dimana yang tidak sama? Kalo kasus kesurupan bentuk rantai kasusnya kan saling berpengaruh secara langsung, dan terjadi di satu lokasi. Kalo kasus teror sms, terjadi di lokasi yang berbeda, dan kerantaiannya dibentuk oleh media, baik telekomunikasi (ponsel) maupun media cetak, dan tv.

Dalam kasus teror sms, histeria (rasa takut, dll) terbentuk karena si korban pernah dengar atau melihat di media tentang kasus yang sama, kemudian hal ini berakibat pada perubahan mental si korban, menjadi penakut secara berlebihan, seringnya rasa takut itu tumbuh di alam bawah sadar, sehingga kerabat korban tidak tahu soal itu. Dan jadilah kasus itu terjadi berulang dengan pola yang sama.

– – – – –

Saya ingatkan beberapa hal menyoal ilmu santet, pertama, ilmu ini memang ada, sudah ada sejak entah jaman kapan, dulu dikenalnya sebagai ilmu putih/ilmu hikmah (ilmunya wali). Tapi jaman dulu, masyarakat lebih mengenalnya sebagai sebuah media pengobatan, yang menggunakan basis kepercayaan. Dengan pikiran yang percaya akan sebuah kekuatan, maka tubuh akan mengikuti pikiran tersebut bahwa ada kekuatanNya yang akan membantu. Akhirnya tubuh itu akan sembuh dari penyakit. Sayangnya ilmu tersebut digunakan oleh beberapa oknum, sebagai ilmu perusak, maka kemudian dikenallah ilmu hitam/santet tadi.

Kedua, segala jenis roh gentayangan itu hanya rekayasa film, atau cerita. Tidak pernah ada yang namanya roh gentayangan, apalagi yang mencari mangsa. Macan mungkin mencari mangsa, tapi roh no way! Apa yang disebut orang-orang sebagai roh gentayangan itu sebenarnya hanya masalah persepsi berfikir, yang kemdian mempengaruhi persepsi mata dalam melihat. Roh gentayangan itu sendiri klo mungkin ada yang pernah melihat merupakan jin yang menyerupai bentuk orang yang sudah mati. Ya mereka (jin) seperti juga kita hidup di dunia. Qur’an pun mengakui keberadaan mereka. Nabi Sulaiman A.S bahkan punya kerajaan jin.

Ketiga, Ilmu santet menyerang mental dan pikiran seseorang, terlebih yang penakut, serta mental dan pikirannya kosong. Itupun harus dilakukan tidak secara acak, sedangkan kasus teror sms, terjadi secara acak. Jadi teror sms itu ya terjadi karena mental si pembaca sms yang lemah, selain itu didorong oleh rasa takut karena ada ‘korban’ lainnya.

– – – –

Jangan bertindak bodoh dengan percaya hal semacam itu. There’s no such things like santet via sms. Lagipula, kita semua punya agama dan kepercayaan masing-masing, punya Tuhan yang selalu melindungi kita. Masa sama jin, yang di teriakin “Audzubillahi minassyaithonirrojim” langsung ngibrit aja, takut. Takutlah hanya padaNya.🙂

3 Komentar

Filed under opini saya, personal

3 responses to “Menyoal Teror SMS Santet di Indonesia

  1. sefya

    betull juga ya? awal aku tau kabar itu sempet nyengir aja, emh aku sepemikiran sama kamu deu…

  2. Ketiga, Ilmu santet menyerang mental dan pikiran seseorang, terlebih yang penakut, serta mental dan pikirannya kosong.

    oyah?😯
    eiya… ilmu santet ada penjelasan secara fisikanya lho… kalo ga salah siii😉

    eiya… sampeyan jangan pernah meremahkan roh gentayangan lhoya… emang kita aja yang kudu melek teknologi? mereka juga nggak mau kalah kaleee…:mrgreen:
    bahkan, mungkin mereka ndak perlu hape lagi… cukup pake tangan buat teleponan…😆

    heran jugak ya? sampek jadi headline dimana mana…😐

  3. wildan

    wahhh..kalo soal dunia perjinan mas adit memang tokcer yak..ahahahahaaa…gw jg bingung kok bs ampe masuk tv yaa? aneh..=)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s