puisi dalam 9 Naga

Ada sebuah puisi yang indah dan mengharukan. puisi ini merupakan bagian dari scene akhir penutup film 9 Naga (garapan Rudi Soedjarwo). Puisi itu begini…

Istriku Ajeng,
Manusia terkuat yang pernah ku kenal….
Terima kasih atas rumah terindah yang telah ku tempati….
Terima kasih untuk memberi maaf… sebelum aku meminta…
Terima kasih untuk bersabar… sampai aku tahu…
kalau hal-hal terbaik dalam hidup…
Tidak memerlukan uang…
Seperti suara mu yang selalu setia… menuntun ku…

pulang ke hati mu…
rumah ku yang terindah…

Suami mu, . . .

Marwan*)

Dalam cinta kadang manusia dibutakan untuk melakukan apa saja untuk orang yang kita cintai, dalam film 9 Naga cinta secara tidak langsung digambarkan melalui tindakan-tindakan Marwan (tokoh utama) yang cenderung melakukan tindakan kriminal untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari Ajeng (Istri) dan anaknya. Ajeng sendiri menunjukkan cintanya dengan memberikan perhatian pada Marwan, termasuk dengan membuatkan Marwan sebuah sweater, yang akhirnya dipakai Marwan dalam scene dimana puisi diatas dibacakan. Alur film yang menanjak dramatis bagi Marwan memaksa Marwan untuk sadar bahwa cinta tidak dihargai dengan uang, bahwa cinta dihargai dengan tindakan yang tulus (scene Marwan menemani anaknya bermain disebuah kamar, dan mengantarnya berimunisasi). Overall, puisi berupa narasi monolog Marwan dalam suratnya, bagi saya sangat indah. Bahwa hidup bukan melulu materi, bahwa cinta butuh wujud hidup/tindakan/keberadaan seseorang, bahwa hati adalah rumah terindah bagi hati yang lain.

*)puisi dikutip dari sher’s sheer thoughts .

6 Komentar

Filed under opini saya, puisi

6 responses to “puisi dalam 9 Naga

  1. wwooww..indaahh..sekali..betul itu..bahwa hati adalah rumah terindah bagi hati yg lain…asal..hatinya bersih dan tulus serta penuh kasih sayang…setuj???

  2. yg keren PUISINYA,,,,,
    orangnya,maap..ga keran blass….

    *ambil tameng*

  3. GEMBEL

    he..he..he.. gw jadi pengen nyengir baca comment lo semua.

    oh,iya puisinya tokcer dah…

    tapi ada yang laen ga puisinya??

    tuh kan wat suami istri.. gua masih muda oi..

    lanjutin lagi dong filmnya(9 naga ke2) tapi yang realitanya lebih keliatan kalangan bawahnya..

    kasian tuh fauzi baadilah sedirian pas dah di tinggal ma 2 temennya..

  4. marchell

    disaat kt terpuruk, tersungkur, dan terhentak,,
    sesungguhnya hanya ada 1 hal yg dpt membuat kt bangkit dr itu semua..
    yakni cinta..
    “orang yg plg miskin di dunia ini sesungguhnya bukanlah org yg tak mempunyai harta, ataupun orang yg cacat batin atau fisiknya,,
    melainkan orang yg tak mempunyai cinta di dlm hatinya..”^^-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s