Kalau saya boleh jujur, saya bosan dengan tulisan sendiri. Gaya bahasanya, pemilihan kata yang digunakan, ide tulisan yang itu-itu saja. Ya, jenuh saya menulis tentang itu-itu saja. Tapi, apa daya, mungkin sejauh ini kemampuan saya baru sampai situ. Mungkin saya perlu lebih banyak membaca, supaya referensi tulisan saya semakin luas, supaya pembaca juga lebih mudah memaknai tulisan saya. Karena, gaya penulisan saya yg remeh dan bertema membosankan, menurut saya tidak efektif dalam menyampaikan pesan yang ada dalam tulisan. Padahal, cita-cita saya menjadi penyampai pesan.
Saya iri dengan ndorokakung, pakdhe mbilung, si pejalan jauh, unclegoop, mas iman brotoseno, leksa, antobilang, dan banyak penulis (blogger lainnya) yang tulisannya -meminjam istilah teman saya- ‘membumi’. Terkadang mereka hanya berbagi entah kisah keseharian, pengalaman travelling, atau apapun, dan hebatnya tulisan mereka menjadi menarik, menggugah sekaligus menenangkan pembacanya. Buat saya, mereka mengagumkan.
—-
Saya tidak ingin menjadi penulis yang menggurui pembacanya. Saya lebih ingin menjadi penulis yang menjadi penggugah, penenang, dan teman bagi pembacanya. Ah ya, saya akan belajar menulis lebih baik lagi. Kalau saudara-saudara sekalian punya saran dan kritik, saya tunggu lho.
Terima kasih


![CahAndong[dot]org Komunitas Bloger Yogyakarta - CAHANDONG.ORG](http://i292.photobucket.com/albums/mm15/adityasani/cahAndong.jpg)








& Komentar
Juli 24, 2008 pukul 9:18 pm
waa..autokritik nih..sip2..”Saya tidak ingin menjadi penulis yang menggurui pembacanya. Saya lebih ingin menjadi penulis yang menjadi penggugah, penenang, dan teman bagi pembacanya”..tinggal ditambah “dengan gaya saya sendiri..” dan minjem judul buku dosen kom ugm,mas nunung: “..tulis saja,kapan lagi??!!”
gud lak
Juli 24, 2008 pukul 11:24 pm
Dalam salah satu tulisan ndorokakung, disebutkan untuk menulis sehari satu post. Jika setiap hari nulis, salah satunya pasti akan ada yang bagus.
Kalo ada yang jelek, paling cuma dicela
Juli 25, 2008 pukul 12:47 am
nah itu dia Dit,..
dikau mengatakan tulisan gw bagus,..
sementara gw masih merasa kurang “jauh dari harapan”, perlu belajar banyak dari orang2 lain,..
Gue pernah dengar kata seseorang, “penulis yang hebat itu adalah justru penulis yang tidak pernah puas dengan tulisannya sendiri…”
Juli 25, 2008 pukul 12:52 am
iya dit, tulisanmu nyebelin.
Juli 25, 2008 pukul 6:02 am
ndak pake nasehat-nasehat. tulis ya tulis saja.
Juli 25, 2008 pukul 7:49 am
tulis saja. yang penting nulis terus.
Juli 25, 2008 pukul 7:52 am
mending dit kamu rajin nulis, drpd punyaku skarang malah jarang apdet
Juli 25, 2008 pukul 10:12 am
“jangan membebani kata” demikian GM berpesan
Tetapi menjadi penyampai pesan tidak selalu mudah memang. Sejarah sudah mencatat, bukan?
Kalau boleh saran sih, dibaca dan dibaca lagi sebelum klik publish. Sedikit merepotkan, tapi ya begitulah, hehehe
Juli 25, 2008 pukul 2:25 pm
Oo.. gara2 inikah puasa kopdar dit?:D
Juli 25, 2008 pukul 3:16 pm
bah..
nulis ya nulis aja. sesukamulah!
tiap orang itu berbeda ya gaya tulisannya juga beda.. gausah merasa kurang ketimbang yang lain.
lagi bosen sama desain kali? ganti template aja –> usul yang ngga nyambung
Juli 26, 2008 pukul 6:45 pm
kalo bosan nulis ya diketik saja, gampang toh?
Juli 27, 2008 pukul 2:20 am
jangan jadi pengen seperti org lain *halah*
Juli 28, 2008 pukul 12:13 pm
Makasi ya buat semua sarannya..
)
Juli 28, 2008 pukul 3:04 pm
tulisan yang ini bagus sep. .