Posted by: adityasani | Mei 15, 2008

Kata Pak Habibie

hmm.. beberapa hari yang lalu dalam sebuah acara yang ditayangkan di metro tv, Bpk. B.J. Habibie  menjelaskan apa yang harus dilakukan oleh bangsa Indonesia, ada beberapa poin yang saya catat :

1. Berhenti berpolemik dengan satu masalah dan terjebak didalamnya

2. Tingkatkan anggaran pendidikan, Pak Habibie bilang, “Itu semua anak-anak harus dapat pendidikan, semua yang mau sekolah, harus digratiskan sekolahnya, tanpa pendidikan manusia tidak akan merdeka, tanpa merdeka, mereka tidak akan survive untuk membangun bangsa, kemerdekaan itu ada pada pendidikan.”

3. Gratiskan biaya kesehatan.. (saya lupa dia bilang apa lengkapnya)

4. Serahkan itu harga BBM kepada pasar saja, kalo yang mengelola harga pemerintah, terlalu banyak berpolemik nantinya.. (Dalam acara itu nampaknya banyak yang salah tangkap dengan poin ini). Dengan harga BBM yang sudah setara dengan harga pasar dunia, maka Public Transport (PT) harus didukung sama perkembangan teknologi, jangan gunakan PT yang menghabiskan energi migas, teknologi kan bisa dikembangkan bila pendidikan bangsa kita baik..

5. Dari semuanya, yang paling penting lakukan persiapan dulu, dukung dengan UU yang melindungi kesemua poin tadi. jangan lupa juga, dalam masa globalisasi seperti ini, negara-negara yang sedang membangun, seperti China, dan India, mereka kan mengkonsumsi banyak sumber daya, lepaskan ketergantungan kita pada negara-negara itu. (Saya menangkap poin ini sebagai lepaskan diri dari ketergantungan terhadap hutang melalui IMF misalnya, karena dibelakang IMF ada negara-negara yang pendonor yang merusak melalui mekanisme SAPs (Structural Adjustment Programs), dll)

Berpolemik

apa si sebenernya arti kata ‘polemik’, hmm..menurut wikipedia, polemik adalah sejenis diskusi atau perdebatan sengit yang diadakan di tempat umum atau media massa berbentuk tulisan. Polemik biasa digunakan untuk menyangkal atau mendukung suatu pandangan agama atau politik. Saya memaknai ucapan pak Habibie dengan “Ayo to kita punya bangsa yang besar, gemah ripah loh jinawi, jangan banyakan ributnya (baca: berpolemik), daripada kerjanya.”. Berita terbaru yang saya tonton barusan di metro tv, Priyo Budi Santoso (Fraksi PG DPR) malah berpolemik dengan mengatakan bahwa, “Pak Amien harus meminta maaf pada Pak JK karena memanggilnya dengan nama Jusuf Kollo (mungkin maksudnya Betara Kollo (Dewa Perusak)).” Saya kok malah gumun. Ini anggota DPR apa ya gak ada kerjaan lain ya, wong pak JK aja santai-santai aja..

Anggaran Pendidikan

Freire pernah mengajarkan satu hal yang besar relevansinya dengan konteks keindonesiaan, bahwa pendidikan itu membebaskan. Dengan pendidikan kebudayaan ‘bisu’ dapat dihapuskan, karena Indonesia cukup lama ‘bisu’ dibawah otoriterisme Orde baru. Model pendidikan di Indonesia adalah model ‘gaya bank’, sedang model yang ditawarkan Freire adalah model ‘hadap masalah’. Apa bedanya, model ‘gaya bank’ tidak mengajarkan pada manusia akan pilihan-pilihan yang bisa diambil, ‘disuapi’, sederhananya. Misalnya, Guru paling pintar, murid tidak tahu apa-apa; Guru mengajar, murid belajar dan menerimanya begitu saja, intinya sistem ini tidak membentuk sikap skeptis dan kritis pada murid. Sedangkan model ‘hadap masalah’, merupakan model yang mengajarkan manusia untuk melakukan pemilihan terhadap sebuah tindakan, dengan begitu, murid dapat terbiasa memilih apa yang baik menurutnya disesuaikan dengan minatnya, sehingga bisa menjiwai apa yang dipelajari.

Dalam konteks keindonesiaan, Anggaran Pendidikan kita yang sekitar Rp64,4 trilun (12 persen dari APBN), jelas tidak akan mampu menyediakan pendidikan yang layak bagi masyarakat. Apalagi yang membebaskan. Lha semuanya diproyekkan, akibatnya pasti ada juga di’komisi’kannya,..

Biaya kesehatan

Ini poin yang paling mbelgedes! Sakit di Indonesia tu mahalnya biayanya, Ya alloh..

Perhubungan

Di Inggris aja, udah ada mobil dengan batre, dicolok ke charger listrik yang ada di sudut-sudut trotoar jalan.. Kapan kita seperti itu? hmm.. Public transport yang penting, liat deh di jakarta ato di jogja aja deh yang deket, Bus Transjogja yang menurut saya lumayan bagus aja, belum cukup untuk mengontrol tingkat traffic di kota ini. Kendaraan bermotor makin banyak aja, saya yakin banyak yang masih kredit, orang mau kredit motor pake 500ribu puls KTP aja udah bisa skrg.

Persiapan

Ah, pejabat kita mana sempat nglakuin persiapan.. sibuk mereka dengan segala macam kepentingan pribadi atau partai..

Posted by: adityasani | Mei 12, 2008

Memasak Sarden Kalengan (menu ‘agak’ sederhana)

bahan-bahan :

1 kaleng sarden (tergantung untuk berapa porsi, klo lagi ada duit beli sarden yg mereknya Ayam Brand, klo lagi agak cekak yang merek ABC atau lainnya juga enak kok.. :D ), 3 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, 1 potong jahe (seukuran 2 ruas jari), 2 batang sereh, 3 atau 4 buah cabai merah, 1 buah cabai rawit jawa (awas cabe ganas :D ), daun bawang, 1 buah tomat, gula dan garam secukupnya, 2 sendok makan minyak goreng. air secukupnya (klo suka kuahnya encer, tambahin airnya)

olah bahan :

kaleng sarden (dibuka dong kalengnya :D ), bawang merah dan putih (iris halus atau di geprek sama enaknya), jahe (kupas dulu, kemudian di geprek), sereh (di geprek pentol ujungnya), cabai merah dan rawit jawa (iris halus), daun bawang (iris halus), tomat (potong jadi 4 aja),

cara memasak :

nyalakan kompor dengan api kecil saja. masukkan bawang merah dan putih ke dalam wajan yang sudah agak panas, biarkan sekitar 1 menit. aroma bawang akan muncul. masukkan jahe dan cabai yang sudah dirajang/diiris halus. masukkan sereh. aduk. (sekarang aroma bumbunya semakin wangi.. nyam..:D)

masukkan sarden di dalam kaleng ke dalam wajan. pelan-pelan aduk sarden dan bumbu supaya meresap. tambahkan air sesuai selera, tunggu kuahnya agak mengental. tambahkan tomat yang sudah dipotong dan daun bawang yang sudah dirajang. tambahkan garam dan gula sesuai selera. tunggu hingga matang.

best served :

sajikan bersama nasi hangat yang tidak terlalu pulen (seperti nasi yang biasa digunakan tukang nasgor), dan es jeruk (ada yang pernah noba es jeruk kunci? maknyus sodara-sodara..:D).

selamat mencoba! -)

p.s.: sarden adalah menu kesukaan saya di rumah jogja, entah makan sama adek saya atau sama anak kost lainnya. sama enaknya. :-)

Posted by: adityasani | Mei 12, 2008

Demonstrasi Mahasiswa masihkah didengarkan

Seorang anak kecil bertubuh degil/Tertidur berbantal sebelah lengan/Berselimut debu jalanan/Rindang pohon jalan menunggu rela/Kawan setia sehabis bekerja/Siang di seberang sebuah istana/Siang di seberang istana sang raja/Kotak semir mungil dan sama dekil/Benteng rapuh dari lapar memanggil/Gardu dan mata para penjaga/Saksi nyata… yang sudah terbiasa/Tamu negara tampak terpesona/Mengelus dada gelengkan kepala/Saksikan perbedaaan yang ada/Sombong melangkah istana yang megah/Seakan meludah di atas tubuh yang resah/Ribuan jerit di depan hidungmu/Namun yang ku tau…. tak terasa terganggu/Gema azan ashar sentuh telinga/Buyarkan mimpi si kecil siang tadi/Dia berjalan malas melangkahkan kaki/Di raihnya mimpi di genggam tak di letakkan… lagi

Iwan Fals, Siang di Seberang Sebuah Istana

Saya mengingat lirik sebuah lagu dari bang Iwan diatas, kalo melihat keadaan negeri ini. Yang kaya tambah kaya, yang miskin tambah miskin. Yang menjabat semakin jumawa, yang rakyat makin gak didengar. Seminggu terakhir di kampus saya mendengar akan dilakukan demo besar-besaran untuk mengingatkan pemerintah tentang reformasi 98. Demo tersebut rencananya dilakukan hari ini. Akhirnya hari ini demo pun terjadi. Front Rakyat Menggugat dan BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa dari 20an universitas di Jawa dan Sumatra) hingga saat ini berdemonstrasi di depan Istana Negara. Apa yang mereka tuntut :

TUGU RAKYAT (TUJUH GUGATAN RAKYAT)

  1. Nasionalisasi aset strategis bangsa.
  2. Wujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang bermutu, terjangkau, dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
  3. Tuntaskan kasus BLBI & korupsi Soeharto beserta kroni-kroninya sebagai perwujudan kepastian hukum di Indonesia.
  4. Kembalikan kedaulatan bangsa pada sektor pangan, ekonomi dan energi.
  5. Menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi rakyat.
  6. Tuntaskan reformasi birokrasi dan berantas mafia peradilan.
  7. Selamatkan lingkungan Indonesia dan tuntu Lapindo Brantas untuk mengganti rugi seluruh dampak dari lumpur Lapindo.

press release mengenai hal ini ada disini.

Rekan-rekan dari BEM SI menyatakan bahwa mereka tidak akan bergerak dari depan istana negara jika Presiden SBY tidak mau menandatangani surat pernyataan akan memenuhi tugu rakyat tersebut. Masalahnya adalah hari ini Presiden SBY tidak sedang berada di Istana. Beliau sedang melakukan kunjungan ke sejumlah daerah. hehe. bisa aja si bapak. :D

Apakah kemudian tuntutan mahasiswa akan dipenuhi? saya sendiri tidak tahu. Dari berita yang dirilis SCTV dan Metro Tv beberapa saat yang lalu, demo masih terjadi dan akan bertahan.

Saya takut, hari ini akan terjadi bencana seperti yang dialami para mahasiswa demostran 10 tahun yang lalu. Tindakan represif dari aparat yang menjaga sangat mungkin terjadi, karena demonstrasi hanya boleh dilakukan sampai sebelum maghrib. That means after 6 pm, the legal demonstration would be illegal.

Kepada para mahasiswa yang merindukan kejayaan/ Kepada rakyat yang kebingungan di persimpangan jalan/Kepada pewaris peradaban yang telah menggoreskan/Sebuah catatan kebanggaan dilembar sejarah manusia/Wahai kalian yang rindu kemenangan/Wahai kalian yang turun ke jalan/Demi mempersembahkan jiwa dan raga/Untuk negeri tercinta (Mars Perjuangan Mahasiswa)

Nyanyikan dengan keras dan lantang. Kepalkan tangan kirimu ke atas, kepalkan tangan kanan di depan jantung. Hidup mahasiswa Indonesia! oh, I miss the good old times . . .

to Pak SBY : Pak, dengarkan anak bangsamu berteriak karena kebijakanmu yang tidak bijak pak! please. . .

Posted by: adityasani | Mei 12, 2008

Mama

Ma, aku kangen mama/ kangen rumah/ kangen patin asam padeh buatan mama/Ma, aku minta maaf sering ngerepotin mama/ gak ngerti cara ngebales kebaikan hati mama gimana/aku pengen jadi anak yang baik buat mama/ maaf aku sering buat mama marah/ bingung/ kesel/ sebel/aku janji ma/ akan jadi anak yang bisa bikin mama papa bangga/ gak lagi ngerepotin/ bisa berguna juga buat masyarakat/ terimakasih ya ma/ nanti kalo aku udah jadi orang aku ajak mama papa jalan-jalan ke luar negeri ya ma/ kita naik haji bareng ya ma/ amien/

buat mama,

ma, skripsiku udah beres kok ma, bu ilien udah kasi acc, tinggal nunggu ujian aja juni depan. mama jgn khawatir lagi ya ma, aku sekarang lagi ngerjain kerjaan dari dekanat fakultas, jadi masih harus di jogja sampe agustus ma. Makasi ya Ma, maaf selalu ngerepotin mama.

Anakmu,

Aditya

Posted by: adityasani | Mei 12, 2008

Menyoal Teror SMS Santet di Indonesia

Saya tertawa menonton berita tadi sore, ada beberapa korban jatuh di berbagai daerah karena teror sms santet yang beredar. Saya belum pernah membaca isinya secara langsung, karena saya sendiri belum pernah mendapatkan sms tersebut. Ada beberapa kali saya mendengar cerita soal sms tersebut, tapi ya saya tidak begitu peduli, lha wong banyak masalah lain yang lebih perlu diperhatikan.

hmm.. Barusan saya googling untuk mencari isi sms tersebut, dan akhirnya saya temukan. Isinya begini :

Klo ada yg tlpn NO BERWRN MERAH jgn diangkat krn bs MENELAN JIWA, hr ini disiarkan dibrita,tjd dijkt&duri, n SDH TERBUKTI, skrg msh diusut o/ pihak KEPOLISIAN, dugaan smntr adl kasus PEMBNHN JRK JAUH MELALUI HP o/ DUKUN ILMU HTM/si penelpon adl ROH GENTAYANGAN yg mencr MANGSA, hrp dimngrt & krm ke tmn/sdr semua, hrp slg membnt ssm umat MANUSIA.

Semakin tertawa lagi saya membacanya. Mana ada ROH GENTAYANGAN? Mana bisa ROH itu menelan jiwa manusia? apalagi mencari mangsa! ck..ck.. Sakit betul ky’nya bangsa ini.

Ok, sebagai seorang yang sedikit banyak sering membaca buku-buku perbudayaan, perklenikan, dan perjin-jinan dan mengerti soal menyoal itu. Saya akan menjelaskannya dalam tulisan ini.

Mari kita menggunakan akal yang sehat. :D

Dalam beberapa tahun terakhir kita sering mendengar banyak kasus kesurupan di sekolah-sekolah. banyak korbannya, bisa 5, 10 bahkan satu kelas penuh. Kenapa begitu? Orang yang mengaku dan mungkin dianggap ‘pintar’ di lingkungan sekolah itu bilang kalo ada roh gentayangan yang tidak suka dengan perilaku siswa-siswi tersebut kemudian mengganggu mereka. Ada yang memberi alasan lain. Buat saya alasan yang orang ‘pintar’ itu berikan punya kepentingan ekonomi, ya mereka butuh orang-orang ‘bodoh’ seperti itu agar jasa yang mereka tawarkan dipakai, dan akhirnya mereka mendapat keuntungan. Easy money huh!

Mungkin ada yang pernah dengar istilah histeria. Sebuah penyakit mental dan psikologis yang menimpa kita ketika dalam keadaan depresi, penuh tekanan, atau mungkin sebaliknya sangat bahagia. Buat saya, kasus kesurupan itu hanya bentuk histeria massal, entah karena si siswa stres atau tertekan, atau sangat mungkin mereka depresi, banyak faktornya, misalnya masalah keluarga, nilai-nilai sekolah, masalah ekonomi, dll.

Lucunya, pihak sekolah yang harusnya mendidik anak siswanya untuk berfikir logis dan kritis, malah mengundang orang ‘pintar’ untuk ‘menyembuhkan’ yang kesurupan. Klo saya jadi gurunya, saya akan tampar muka yang kesurupan, trus pura-pura baca mantra, saya lundahin deh mukanya. :D (kasar bener dah..hehe) Lagian cari perhatian aja pake kesurupan, eh histerikal.

Lalu apa hubungan kasus kesurupan dengan kasus teror sms santet? Begini, kedua kasus tersebut adalah dua hal yang serupa tapi tak sama. Apa yang serupa? Ya latar belakang korbannya, depresi, punya rasa takut yang berlebihan, dll. Selain itu bentuknya yang massal. Seolah berantai antara kasus satu dengan yang lain. Dimana yang tidak sama? Kalo kasus kesurupan bentuk rantai kasusnya kan saling berpengaruh secara langsung, dan terjadi di satu lokasi. Kalo kasus teror sms, terjadi di lokasi yang berbeda, dan kerantaiannya dibentuk oleh media, baik telekomunikasi (ponsel) maupun media cetak, dan tv.

Dalam kasus teror sms, histeria (rasa takut, dll) terbentuk karena si korban pernah dengar atau melihat di media tentang kasus yang sama, kemudian hal ini berakibat pada perubahan mental si korban, menjadi penakut secara berlebihan, seringnya rasa takut itu tumbuh di alam bawah sadar, sehingga kerabat korban tidak tahu soal itu. Dan jadilah kasus itu terjadi berulang dengan pola yang sama.

- - - - -

Saya ingatkan beberapa hal menyoal ilmu santet, pertama, ilmu ini memang ada, sudah ada sejak entah jaman kapan, dulu dikenalnya sebagai ilmu putih/ilmu hikmah (ilmunya wali). Tapi jaman dulu, masyarakat lebih mengenalnya sebagai sebuah media pengobatan, yang menggunakan basis kepercayaan. Dengan pikiran yang percaya akan sebuah kekuatan, maka tubuh akan mengikuti pikiran tersebut bahwa ada kekuatanNya yang akan membantu. Akhirnya tubuh itu akan sembuh dari penyakit. Sayangnya ilmu tersebut digunakan oleh beberapa oknum, sebagai ilmu perusak, maka kemudian dikenallah ilmu hitam/santet tadi.

Kedua, segala jenis roh gentayangan itu hanya rekayasa film, atau cerita. Tidak pernah ada yang namanya roh gentayangan, apalagi yang mencari mangsa. Macan mungkin mencari mangsa, tapi roh no way! Apa yang disebut orang-orang sebagai roh gentayangan itu sebenarnya hanya masalah persepsi berfikir, yang kemdian mempengaruhi persepsi mata dalam melihat. Roh gentayangan itu sendiri klo mungkin ada yang pernah melihat merupakan jin yang menyerupai bentuk orang yang sudah mati. Ya mereka (jin) seperti juga kita hidup di dunia. Qur’an pun mengakui keberadaan mereka. Nabi Sulaiman A.S bahkan punya kerajaan jin.

Ketiga, Ilmu santet menyerang mental dan pikiran seseorang, terlebih yang penakut, serta mental dan pikirannya kosong. Itupun harus dilakukan tidak secara acak, sedangkan kasus teror sms, terjadi secara acak. Jadi teror sms itu ya terjadi karena mental si pembaca sms yang lemah, selain itu didorong oleh rasa takut karena ada ‘korban’ lainnya.

- - - -

Jangan bertindak bodoh dengan percaya hal semacam itu. There’s no such things like santet via sms. Lagipula, kita semua punya agama dan kepercayaan masing-masing, punya Tuhan yang selalu melindungi kita. Masa sama jin, yang di teriakin “Audzubillahi minassyaithonirrojim” langsung ngibrit aja, takut. Takutlah hanya padaNya. :-)

Tags: , , ,

Posted by: adityasani | Mei 11, 2008

Urak-arik Telur Tahu (menu sederhana)

bahan-bahan :

2 butir telur,  1 potong tahu  (3×3x3cm), 2 siung bawang merah, 2 siung bawang putih,  2 buah cabai merah, garam secukupnya, 2 sendok makan minyak goreng.

olah bahan :

telur (kocok lepas dalam mangkuk hingga putih dan kuning bercampur); tahu (potong dadu sesuai selera); bawang merah dan putih (iris halus); cabai merah (iris halus)

cara memasak :

nyalakan kompor dengan api kecil saja. masukkan bawang merah dan putih ke dalam wajan yang sudah agak panas, biarkan sekitar 1 menit. aroma bawang akan muncul, masukkan tahu yang sudah dipotong dadu ke dalam wajan. aduk berulang kali agar tahu matang dan tidak gosong, bila tahu sudah mulai terlihat menguning, masukkan cabai. kemudian masukkan telor yang sudah dikecok lepas. aduk wajan hingga bumbu dan bahan dasar bercampur, tambahkan garam secukupnya.

best served :

sajikan bersama nasi hangat yang tidak terlalu pulen (seperti nasi yang biasa digunakan tukang nasgor), dan es teh manis. disajikan untuk 2 porsi.

selamat mencoba! :-)

Older Posts »

Categories